Nurhidyani, Siswi SMP Tewas Terjatuh Saat Selfie di Waduk

AJAL PATI — Kematian memang datangnya sewaktu-waktu dan tidak mengenal usia. Baru-baru seorang siswi SMP, Nurhidyani (13) asal, Dusun Tonjong, Desa Janepria, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, tewas saat hendak berfoto selfie atau swafoto di area Waduk (embung) milik warga sekitar, Rabu (27/3/2019)
Kejadian terjadi sekitar pukul 15.35 Wita, saat itu Nurhidyani bersama dua orang temannya baru pulang dari sekolahan, dan mengajak kedua temannya untuk pergi mandi di sekitaran pinggir waduk dekat rumahnya.
Kawasan waduk yang bertebing dan bebatuan. Saat Nurhidyani hendak melakukan foto Selfie, kaki Nurhidyani terpeleset hingga terjatuh ke dalam waduk yang berkedalaman 10 meter.
Sani (25) paman korban menuturkan, saat kejadian itu, kedua temannya sempat menarik Nurhidyani, berusaha agar tidak jatuh dari tebing embung tersebut, namun usaha kedua temannya tidak berhasil dan melepaskan tangan Nurhidyani hingga terjatuh dan tenggelam.
 “Ceritanya, dua temannya itu sempat menolong, menarik tangan Nurhidyani, namun merasa tidak kuat hingga melepasnya” tutur Sani kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (27/3/2019) Siswi yang baru duduk di bangku kelas 1 SMP 2 Janepria itu Berhasil dievakuasi oleh tim SAR Mataram sekitar pukul 22.00 Wita, dalam keadaan tidak bernyawa.
“Tadi sekitar jam delapan tim SAR sudah selesai mengevakuasi,” tutur Sani.
Sementara itu anggota Humas SAR Mataram Agus hendra sanjaya membenarkan hal demikian, korban atas nama Nurhidyani asal Janepria dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, dengan masih menggunakan rok seragam sekolah.
“Korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia, ia memakai seragam rok sekolah,” Sebut Agus dalam pesan singkat, Jum’at dini hari (28/3/2019). (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *